Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Suatu ketika aku pernah bertanya kepada setan yang bijak, “Tuan setan, hal apa yang sepantasnya kita berikan kepada wanita yang sangat kita cintai?” “Dunia”. Jawab setan “Kalau tidak bisa?” “Korbankan nyawamu untuknya,” “Kalau dia tidak butuh?” “Keteguhan atas perasaanmu”. “Sudah kulakukan, tapi itu belum cukup meyakinkannya”. Setan terdiam mendengar jawabku, kini ia menengadah ke langit - seperti sedang mencoba mengingat-ingat sesuatu. Kemudian setelah beberapa saat lamanya ia-pun berkata; “Tuan, aku telah hidup dalam berpuluh generasi manusia, dan aku tahu ada satu hal lagi yang sangat dihargai oleh para wanita sejati,” “Apakah itu?” Tanyaku, “Kisah yang bermakna”. *** Sebuah pagi yang baru di tahun 1997, Sebelum segala kemalasan akan aktifitas sekolahnya, ABDILLAH menuliskannya kembali, seperti yang kemarin, kemarin dan kemarinnya lagi. Da...
Komentar
Posting Komentar