SANG SETAN, Bagian 10
"Kudengar kamu sedang bahagia?". Soleha bertanya dalam tone yang lirih kepada Abdillah ketika malam itu ia datang bersua bersama Ibnu Sidik yang sejak tadi hanya duduk diam mengumbar senyum tengil sambil khusyu menikmati sigaret ditangan kanan. Dan ini bukan pertama kalinya Ibnu Sidik bertingkah demikian setiap ia mendapati Abdillah dan Soleha begitu dekat; terlibat dalam obrolan yang karib. "Iya, bahagia. Tapi aku juga teramat takut, Soleha", "Kenapa?" "Entahlah, aku masih tak yakin ini seperti yang kufikirkan... Dia itu tipe wanita penguasa . Harga dirinya demikian tinggi. Aku takut sekarang ini dia hanya sedang mengikuti ego-nya saja". "Tanpa perasaan samasekali, seorang perempuan tidak akan mampu sejauh itu, Abdillah". Celetuk Soleha tetapi dengan pandangan mata yang entah kemana, "Yang kudengar, wanita adalah makhluk paling misterius dan sulit ditebak. Kalian sesama perempuan, tolong tegaskan apa yang ingin kamu kata...